Saturday, June 16, 2012

Cara Mengetahui Apakah Suatu Kosmetika Telah Terdaftar

Sejak 1 Januari 2011, Indonesia menerapkan sistem notifikasi dimana proses pendaftaran produk kosmetika dilakukan secara elektronik (melalui website) sehingga waktu untuk mendapatkan persetujuan produk dapat dipersingkat  menjadi kurang dari 14 hari. Sistem notifikasi merupakan konsekuensi dari diterapkannya harmonisasi ASEAN di bidang kosmetika dimana pihak yang mengedarkan kosmetika bertanggung jawab penuh atas kosmetika yang diedarkannya.

Ada banyak perbedaan antara sistem notifikasi ini dengan sistem yang berlaku sebelumnya yaitu sistem registrasi. Salah satu hal yang paling mencolok dan berpengaruh terhadap kita sebagai konsumen adalah tidak adanya kewajiban bagi pelaku usaha untuk mencantumkan nomor notifikasi pada kemasan kosmetika. Hal ini cukup menyulitkan karena jika biasanya kita bisa melihat apakah suatu produk telah terdaftar di Badan POM dengan melihat ada tidaknya nomor registrasi, sekarang tidak bisa lagi. Memang  sebagian produsen tetap mencantumkan nomor notifikasi pada produknya, tetapi tetap saja nomor notifikasi ini tidak dicantumkan pada sebagian kosmetika terutama pada produk impor. Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk mengetahui apakah kosmetika tersebut legal dan telah terdaftar di Badan POM?

Sebenarnya, meskipun suatu produk kosmetika mencantumkan nomor registrasi atau nomor notifikasi, tetap saja tidak dapat menjamin kosmetika tersebut memang telah terdaftar di Badan POM. Kenapa bisa begitu?? Sedih sich, tapi ada juga pelaku usaha yang memalsukan nomor izin edar produknya alias nomornya fiktif! Tapi tenang saja. Sudah sejak lama Badan POM memiliki database produk-produk terdaftar yang dapat diakses secara online. Hanya saja masih banyak orang yang tidak mengetahui bagaimana cara mengaksesnya. Di artikel ini aku akan mencoba memberikan langkah-langkah bagaimana mengetahui suatu kosmetika terdaftar di Badan POM atau tidak. Are you ready? ^0*

Tidak seperti produk lainnya, ada 2 database produk kosmetika di Badan POM. Yang pertama adalah database kosmetika yang sudah dinotifikasi dan yang kedua adalah database kosmetika yang sudah teregistrasi. Aku mulai dari langkah mengecek database kosmetika ternotifikasi.

1. Langkah pertama adalah membuka website Badan POM yaitu www.pom.go.id



2. Jika telah terbuka, perhatikan bagian kiri bawah, klik pada bagian "Notifikasi Kosmetik Online" seperti yang terlihat pada gambar di atas.


3. Klik bagian "Daftar Produk" seperti yangditandai merah pada gambar di atas.


4. Ketikkan nama produk yang dicari pada bagian seperti yang ditunjukkan oleh gambar di atas, lalu tekan enter.


5. Gambar di atas merupakan hasil pencarian yang keluar jika kita mencari kosmetik dengan merek Revlon. Cocokkan kembali dengan nama lengkap kosmetika yang kita cari karena varian kosmetika ada banyak sekali.

Database produk di atas hanya mencakup produk yang sudah dinotifikasi di Badan POM. Sebagian lagi masih menggunakan nomor registrasi sebagai nomor izin edarnya. Dalam peraturan, kosmetika-kosmetika tersebut wajib melakukan notifikasi sebelum 1 Januari 2014. Jadi jika sudah mempraktekkan langkah 1 sampai 5 dan ternyata produk tidak ditemukan dalam database, belum tentu kosmetika tersebut tidak terdaftar! Oleh karena itu kita perlu mengecek ke database produk teregistrasi. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

6. Ulangi langkah 1, buka website Badan POM yaitu www.pom.go.id


7. Kali ini, klik bagian kanan atas yaitu bagian "Produk Teregistrasi" seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas.

8. Akan terbuka halaman website baru dengan tampilan di atas. Klik kata "kosmetika" pada bagian mana saja di halaman ini ^.^. Oh ya, database ini tidak hanya terbatas untuk kosmetika tapi juga produk lain yang terdaftar di Badan POM. Jadi kalian bisa mencari terdaftar tidaknya obat, obat tradisional, dll disini dengan langkah-langkah yang kurang lebih sama dengan yang kuterangkan disini.


9. Klik bagian "Cari Kosmetika" pada bagian kanan atas seperti ditunjukkan oleh gambar di atas.


10. Ketikkan nama kosmetika yang dicari pada bagian "Cari Produk". Pastikan kategorinya sesuai dengan yang diinginkan. Kategori ini dapat diubah-ubah menjadi semua, obat, obat tradisional, kosmetika, dll dengan mengklik tanda segitiga di bagian kanan klasifikasi. Jika telah selesai, tekan tombol "cari" seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas yang merupakan contoh hasil pencarian dari produk merek Clinique.


Gambar di atas adalah contoh hasil pencarian produk kosmetik dimana produk tersebut tidak ada dalam database Badan POM. Artinya produk tersebut tidak terdaftar alias produk ilegal. ^.^

Bagaimana? Mudah kan? Memang sich cara ini agak kurang praktis karena untuk memeriksa terdaftar tidaknya produk diperlukan koneksi internet yang sampai saat ini masih belum merata ke semua pelosok daerah. Jika ada kosmetika yang mencurigakan di sekitar kita, ada baiknya dicek sesuai dengan langkah-langkah di atas.

Semoga artikel ini bermanfaat ^0*.

*edit*
Berhubung situs Badan POM telah diupdate, artikel ini telah kuperbaiki dan dapat dilihat disini.

Reactions:

2 comments: