Saturday, June 9, 2012

Pewarna Rambut

Pewarna rambut merupakan salah satu sediaan kosmetika yang berisiko cukup tinggi dibandingkan dengan produk kosmetika lainnya yang relatif lebih aman. Mau tau lebih jauh soal pewarna rambut? Silahkan baca penjelasanku berikut ini.

Warna-warni rambut anak muda Jepang
Pewarna rambut adalah sediaan kosmetika yang digunakan dalam tata rias rambut, baik untuk mengembalikan warna asalnya/menutupi uban atau untuk membuat warna lain. Ada dua cara pewarnaan rambut yaitu secara langsung dan tidak langsung. Pewarnaan rambut secara langsung adalah pewarnaan rambut menggunakan sediaan rambut yang dapat digunakan secara langsung pada rambut tanpa adanya pencampuran komponen pewarna rambut terlebih dahulu. Jadi langsung diaplikasikan pada rambut, ga pake acara campur mencampur segala. Biasanya pewarna rambut temporer menggunakan cara pewarnaan langsung. Pewarnaan rambut tidak langsung adalah pewarnaan rambut menggunakan sediaan pewarnaan rambut yang terdiri dari dua macam sediaan yaitu sediaan campuran warna intermediet dan sediaan pembangkit warna yang dicampur sesaat sebelum digunakan. 

Untuk memiliki warna rambut seperti ini, harus dilakukan proses bleaching
Bila diinginkan perubahan warna rambut dari warna asli yang gelap menjadi warna yang lebih terang diperlukan proses memudarkan warna rambut asli (bleaching). Bleaching merupakan bagian dari proses pewarnaan rambut. Ini karena rambut orang Asia yang berwarna hitam tidak dapat langsung diubah warnanya sehingga warna rambut alami kita harus dihilangkan dulu agar menjadi lebih terang. Proses bleaching berisiko tinggi merusak rambut. Rambut yang telah dibleaching memiliki kecenderungan mudah patah dan bercabang. Bleaching agent yang sering digunakan adalah hidrogen peroksida. 

Berdasarkan mekanisme kerjanya, pewarna rambut umumnya digolongkan menjadi 3 yaitu :

1. Pewarna rambut temporer

Pewarna rambut tipe ini bekerja hanya dengan cara melapisi rambut atau biasa disebut coating dengan bantuan asam. Pewarna rambut temporer mudah dihilangkan hanya dengan keramas menggunakan shampo dan konsumen yang menggunakan produk ini tidak perlu khawatir warna rambut aslinya akan hilang.

2. Pewarna rambut semi permanen

Pewarna rambut semipermanen memiliki daya lekat tidak terlalu lama, dapat bertahan sampai beberapa minggu tergantung seberapa sering kita keramas.

3. Pewarna rambut permanen

Pewarna rambut permanen ini mempunyai daya lekat jauh lebih lama dan akan tetap melekat pada rambut hingga pertumbuhan rambut selanjutnya, dipotong, dilunturkan dengan proses pemucatan rambut atau dilunturkan menggunakan penghilang cat rambut.

Contoh bahan-bahan yang digunakan dalam pewarna rambut, antara lain:

· Dihydroxyindoline
· Acid Blue 9
· HC Orange No 2
· Acid Red 33
· Acid Red 52
· 4-Hydroxypropylamino-3- nitrophenol

Masalah yang dapat terjadi akibat pewarnaan rambut antara lain kerontokan rambut dan reaksi alergi seperti kemerahan, gatal, serta bengkak pada wajah. Penting untuk melakukan uji kepekaan kulit setiap kali akan menggunakan pewarna rambut terutama pewarna rambut permanen dan semi permanen, meskipun tidak pernah mengalami masalah sebelumnya. Sensitivitas terhadap bahan pewarna rambut dapat baru terjadi setelah penggunaan berkali-kali dan oleh karena itu uji ini harus dilakukan setiap kali akan menggunakan pewarna rambut.

Yang perlu diperhatikan jika akan mewarnai rambut:
  1. Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan. Perhatikan semua peringatan yang tercantum. 
  2. Lakukan tes sebelum menggunakan pewarna rambut. Oleskan sedikit pewarna rambut pada bagian dalam siku atau di belakang telinga. Biarkan selama 1-2 hari. Jika mengalami ruam, gatal, kemerahan atau bentuk reaksi alergi lainnya, jangan gunakan pewarna rambut tersebut. Tes harus dilakukan setiap kali akan mewarnai rambut (salon juga harus melakukan uji sebelum mewarnai rambut). 
  3. Pewarna rambut sebaiknya tidak digunakan untuk mewarnai alis atau bulu mata karena dapat melukai mata, bahkan bisa menyebabkan kebutaan. 
  4. Jauhkan pewarna rambut dari jangkauan anak-anak. 
  5. Jangan membiarkan pewarna rambut menempel lebih lama dari yang ditulis di petunjuk penggunaan.
Selengkapnya tentang hal-hal yang harus diperhatikan saat menggunakan pewarna rambut dapat dibaca disini.

Semoga bermanfaat ^.^

Reactions:

2 comments:

  1. Halo mbak eka....terima kasih infonya...
    ada satu hal yang ingin saya tanyakan mbak...apakah benar cat rambut yang permanen itu tidak bisa tembus air wudhu ?
    Karena saya masih ragu2 mau nge-cat rambut dengan yang permanen..khawatir wudhunya ga sah...karena mbak ahli di bidang farmasi...mudah2an bisa memberikan jawaban yang benar...terima kasih banyak ya mbak eka sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas komentarnya. Pewarna rambut temporer biasanya hanya melapisi rambut. Sementara untuk pewarna rambut permanen, bahan pewarnanya bereaksi dengan oksidator dan masuk ke dalam kutikula rambut. Mohon maaf jika saya tidak berani memberi jawaban yang pasti terkait hal ini karena saya sendiri bukan Muslim sehingga tidak memiliki pengetahuan tentang wudhu yang sah. :)

      Delete