Music

I love many kinds of music and had went through various change in musical preference. From indie to mainstream. From classical music to jazz. Music is very important for me.

Books

A little bit different from other girls, rather than spend my money to buy clothes, shoes, or cosmetics, I usually choose to buy books instead.

Pharmacy

Pharmacists are healthcare professionals who practice in pharmacy, the field of health sciences focusing on safe and effective medication use. For me the science of pharmacy is fascinating and interesting.

Movie

I'm a movie enthusiast. Particularly for Fantasy, Adventure, Animation and Science-Fiction Movie. It's a nice way to escape the reality for a while.

Anime and Manga

I love to read manga and watch anime ^^

Sunday, December 30, 2012

Rise of the Guardians

I love animation movie, particularly anime, Pixar and DreamWorks animation. My most favorite animation movie from DreamWorks is How to Train Your Dragon. Although not as good as How to Train Your Dragon, I quite enjoy Madagascar, Shrek, Kung Fu Panda and Megamind too. That's why I was longing to see their next animation since I was a little bit disappointed by Madagascar 3. I eagerly buy Rise of the Guardians movie ticket and hope to be entertained. I was not. I mean, I was partially entertained. And the movie was really not at fault for this. It's because I'm an adult that tried to watched a movie for children.

Jack Frost, Santa, Tooth Fairy, Easter Bunny and Sandman as the guardians
The movie itself is good... for children. And I'm not a child anymore so the stories is a little bit absurd to me. wkwkwk. Not like Wreck-It Ralph, a movie that is relevant for all age, this movie was meant for children. Or if it's for an adult, maybe only adult from European and American countries. I just can't relate myself to the story. The animation is of course really good. Even though I think the story is absurd, I found that Sandyman and Easter Bunny character is interesting. And.. Ehemm. I think I really love Jack Frost. I think he is hot, well, even thought he is the spirit of the winter. >///<.

I guess I'm not the only one that thought Jack Frost is too hot to handle

Jack Frost in Rise of the Guardians
Well, just seeing Jack Frost in this movie was quite made me happy (blushing). I recommended this movie if you want to take your children, nephew, niece, to the movie theater! And..err.. If you quite an otaku like myself that had a tendency to fall in love with anime character, you could check out this movie and tell me are you also think Jack frost is hot  >////<.

Life of Pi

This Christmas holiday, I went to watched a lot of films. Life of Pi is one of it. Lots of people said that this movie that is based from a novel by Yann Martel is impossible-to-film. But against all odd, Ang Lee (one of my favorite directors) could turn it into a fantastic 3D movie. I really really love the cinematography of this movie. It's so beautiful. The movie itself is attractive and thrilling. 

Pi and the Bengal Tiger, Richard Parker
The acting is good. I can't believe that this is the first time Suraj Sharma (act as teenager Pi) act in front of camera (even though it is true). Since half of the movies is about Pi try to survive in Pasific Ocean with Richard Parker that could eat him all the time, Suraj Sharma's acting as Pi is a really important matter in this film. The end is left open, just like in Inception. We couldn't really sure that the incredible story told by the adult Pi (played by Irrfan Khan) to the writer (played by Rafe Spall) is true. Overall, this is a must watched movie. Even though I find it not as touching as everyone said *o^. If you haven't watch it yet, go to the nearest movie theater! I recommend to watch it in 3D because this movie is visually stunning.

The Hobbit: An Unexpected Journey

Lately, I've been catch this "The Hobbit Fever" that made me watched "The Hobbit: An Unexpected Journey" for the third times ( 3D, 3D 48 Frs, and 2D >///<). Wkwkwk. I don't know how come I get into this craziness. Honestly, this movie is not that great. I mean, of course this is a really good movie!! But I never thought this kind of movie could made me watched it for three times!! Or maybe it's just because I madly in love with Martin Freeman?

Martin Freeman as Bilbo Baggins
Hmm.. Maybe. Or maybe it's because I miss Gollum and Gandalf. He he he. I'm an avid fans of the Lord of the Rings trilogy, even thought I've read the books after the movies. Not like other girls that usually fall for Legolas (Visually stunning, handsome, cool elf with his bow and arrows. And not forgot to mention his long blonde hair), I always thought Gollum is more interesting (Andy Serkis should get award for his performance as Gollum!). Ah.. And don't forget the fair Elijah Wood (with his big blue eyes >///< and rosy cheek) as Frodo Baggins.

Bilbo among the dwarfs
Back to the Hobbit, I only know Bilbo Baggins from the Lord of the Rings' book and movies. But as soon as I watched the movie for the first time, I kinda love Bilbo's character. I really love Martin Freeman playing it, though because I never read "the Hobbit", I didn't know how close his acting resemble Bilbo Baggins that was described in the book. I kinda love Thorin Oakenshield too. I think all the acting part in this movie is good. The cinematography and soundtracks in this film is good too.

Many people complained about the high frame rate that is used in this film (48 frs). I didn't have any complaint except that this higher frame rate made everything look real, so that the fake one looks more fake. The movie looks good in the ordinary 3D and 2D though. My favorite scene, of course the game of riddle between Bilbo and Gollum. My least favorite scene is when Radagast the Brown covering the escape of the dwarfs, Bilbo and Gandalf from Orcs on Wargs (Is it really neccessary? duh). Although many critics didn't like this film and a few viewers said this movie is boring, I find this movie suit my taste.

So, what do you think about this movie? Good or bad?

Tuesday, December 11, 2012

Merkuri dalam Kosmetika

This is my 100th post! Yatta!! Well, dalam postingan kali ini aku akan berbagi beberapa informasi ringkas tentang merkuri dalam kosmetika yang sebagian kuambil dari artikel Mercury in skin-lightening products yang diterbitkan oleh WHO. Let's get started!
Kosmetika pencerah kulit (skin-lightening products) digunakan secara teratur oleh sekitar 25-77% wanita di Afrika dan Asia. Di India, 61% pasar kosmetika terdiri dari sediaan untuk mencerahkan kulit. Kosmetika jenis ini sangat populer dan wanita dapat menggunakan produk tersebut secara terus menerus selama 20 tahun! Wow!

Melihat pasar pencerah kulit yang demikian besar itu, tidak heran jika banyak produsen yang memproduksinya. Sayangnya, tidak semua produsen tersebut berniat baik. Merkuri merupakan bahan yang sering disalahgunakan dalam kosmetika pencerah kulit (terutama dalam sabun dan krim) yang diproduksi di banyak negara. FDA dan regulator di Eropa menemukan kosmetika mengandung merkuri buatan Cina, Republik Dominika, Lebanon, Meksiko, Pakistan, Filipina, Thailand dan USA. Di Indonesia pun, penyalahgunaan ini juga cukup marak.



Merkuri
Suatu survei di tahun 2011 menyebutkan bahwa masyarakat di Brazil, Kyrgyzstan, Meksiko dan Rusia menyatakan bahwa kosmetika pencerah kulit yang mengandung merkuri dapat diperoleh dengan mudah. Kosmetika ini banyak diperjualbelikan melalui internet. Jadi hati-hati ya kawan. Produk-produk pencerah kulit dengan klaim yang bombastis kadang suka dipasarkan di internet.

Sebenarnya, kenapa sich Merkuri ini dilarang? Saya pernah bertemu dengan seorang wanita yang memakai krim mengandung merkuri ini dan berdasarkan bincang-bincang saya dengannya, saya menemukan hal yang mengejutkan. Wanita tersebut tidak takut dengan bahaya merkuri! Malah mengatakan, "Ga pa pa dech sakit dikit-dikit. Yang penting kulit saya jadi putih dan cantik dalam waktu singkat". Ow my God! Masalahnya ga cuma kesehatan pemakai krim kosmetik itu sendiri yang terancam lho!! In fact, pemakaian merkuri dalam kosmetika memiliki risiko terhadap kadar merkuri di lingkungan yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kesehatan orang di sekitar lingkungan tersebut! Don't take this lightly girls!

Dalam kosmetika, merkuri dapat ditemukan dalam 2 bentuk yaitu merkuri organik dan inorganik. Merkuri organik seperti thiomersal dan garam phenylmercuric diperbolehkan sebagai pengawet dalam kosmetika yang digunakan di sekitar mata dengan pembatasan kadar sementara yang banyak disalahgunakan dalam kosmetika pencerah kulit adalah merkuri inorganik. Bentuk merkuri inilah yang sangat berisiko terhadap kesehatan.

Efek toksik utama dari merkuri inorganik adalah kerusakan ginjal. Merkuri dalam sediaan pencerah kulit juga dapat mengakibatkan kemerahan pada kulit (skin rashes), perubahan warna kulit yang tidak normal serta berkurangnya ketahanan kulit terhadap infeksi bateri dan jamur. Efek lainnya meliputi kecemasan, depresi, psikosis dan neuropati perifer. Satu kasus dilaporkan terjadi pada wanita Cina berusia 34 tahun yang mengalami sindrom nefrotik yang kadar merkuri dalam darah dan urinnya masing-masing menjadi normal setelah 1 bulan dan 9 bulan berhenti menggunakan krim pencerah kulit. Penelitian lain menemukan proporsi yang besar dari sindrom nefrotik pada wanita Afrika yang memakai krim pencerah kulit mengandung ammoniated mercuric chloride selama 1 bulan hingga 3 tahun.

Masalah besarnya, merkuri dalam kosmetika akan terbuang ke dalam saluran air dan akhirnya mencemari lingkungan. Merkuri dalam air ini akan membentuk senyawa merkuri yang bernama metilmerkuri, mengalir ke sungai, ke laut, dan dapat terakumulasi di ikan laut. Wanita hamil yang mengkonsumsi ikan yang tercemar metilmerkuri dapat mentransfer merkuri ke bayinya yang nantinya dapat menyebabkan gangguan perkembangan saraf pada anak-anak.

Regulasi tentang merkuri dalam kosmetika:
No
            Bahan
Negara
Merkuri dan senyawanya
Garam Phenylmercuric dan Thiomersal
1
Eropa
Dilarang, kecuali untuk Garam Phenylmercuric dan Thiomersal. Tidak diatur tentang batas cemaran dalam kosmetika
Kadar maksimum 0,007%
(70 ppm) dihitung sebagai Hg. Hanya boleh digunakan sebagai pengawet pada make-up mata dan pembersih make-up mata
2
USA
Dibatasi. Senyawa merkuri dapat digunakan sebagai pengawet dalam sediaan yang digunakan di sekitar mata dengan kadar maksimum 65 ppm (dihitung sebagai Hg) dan hanya diperbolehkan jika tidak tersedia pengawet lain yang aman dan efektif untuk sediaan tersebut.
Batas cemaran pada kosmetika lainnya:
< 1 ppm
Kadar maksimum 65 ppm (dihitung sebagai Hg) pada sediaan yang digunakan di sekitar mata
3
ASEAN
Dilarang, kecuali untuk Garam Phenylmercuric dan Thiomersal.  Batas cemaran:
≤ 1 ppm
Kadar maksimum  0,007%
(70 ppm) dihitung sebagai Hg. Hanya boleh digunakan sebagai pengawet pada make-up mata dan pembersih make-up mata
4
Kanada
Dilarang.  Batas cemaran:
≤ 3 ppm
Dilarang

Kosmetika yang mengandung Merkuri berbahaya bagi kesehatan sehingga dilarang di berbagai negara tetapi produk-produk tersebut masih ada, bahkan diiklankan di internet.


Ciri-ciri produk mengandung merkuri dapat ditemukan di link berikut ini, 1 & 2.Intinya, kulit yang memakai produk mengandung merkuri umumnya menjadi putih dalam waktu yang singkat dimana warna putihnya tampak tidak alami.

Jadilah konsumen yang pintar  dan tidak tergoda untuk melakukan sesuatu yang mungkin memberikan hasil memuaskan dalam waktu singkat namun membahayakan dalam jangka panjang. As usual, semoga informasi ini bermanfaat! 

Monday, December 10, 2012

Adventure on 8 December 2012 - Sea World

Taman Impian Jaya Ancol is one of the main attractive place in Jakarta. Honestly, I only went there 2 times, the 1st one was to Dunia Fantasy and the 2nd visit was to Mata Elang International Stadium (MEIS) to watch BigBang Alive Tour in Indonesia. One of place in Taman Impian Jaya Ancol that interested me the most is Sea World, a place where we could see a lot of beautiful and rare fishes. I've been living in Jakarta for 3 years but I've never been to Sea World before, even though I always declare myself as an animal lover. Shame on me >///<. I guess that's why out of the blue I decided to spent my Saturday there!

As usual, my favorite mode of transportation to Ancol is TransJakarta Bus. Unfortunately, now the TransJakarta Bus user are also have to pay the tickets to get inside Taman Impian Jaya Ancol. The last time I went there (which is like million years ago), if we choose it as our mode of transportation then the tickets was free. From the Bus shelter, we could take the Wara Wiri Bus to transport us to different places in Ancol for free. Here are some pictures from my visit to Sea World! Sorry for the bad quality.

Sea World is near Ocean Dream Samudra

Sea World






Arapaima

Dugong

Arwana

Piranha

Gold Fish





Dory?











Nemo?









This was my first time trying the fish spa



Logam Berat dalam Kosmetika

Isu mengenai logam berat dalam kosmetika merupakan hal yang sering sekali muncul di internet sehingga aku tertarik untuk membahasnya. Apa itu logam berat? Kenapa dia bisa ada dalam kosmetika? Seberapa besar sich bahayanya bagi kesehatan kita? Jika ingin tau lebih jauh, baca tulisanku berikut ini ya!

Pertama-tama, apa sich logam berat itu? Sebenarnya tidak ada definisi yang pasti. Tetapi densitas/kepadatan merupakan faktor penentu suatu logam digolongkan sebagai logam berat, yang secara umum > 5 g/cm3. Aku merangkum logam berat yang dilarang dalam kosmetika beserta batas cemarannya, jika ada, ke dalam tabel di bawah ini. Harap diingat bahwa regulasi kosmetik di tiap negara itu berbeda-beda lho! (mengenai kenapa regulasi itu bisa berbeda di tiap negara, akan kutulis di postingan yang lain. Tunggu ya!).

No
Logam
 Berat/ Negara
ASEAN
USA (FDA)
Kanada
EU
Jerman
Jepang
1
Timbal
≤20 ppm.

Belum ada batas cemaran timbal dalam kosmetika, tetapi terdapat peraturan tentang batas cemaran timbal dalam spesifikasi bahan pewarna yang diizinkan, secara umum tidak melebihi 20 ppm.
Direncanakan  ≤10 ppm.
Dilarang
≤ 20 ppm;
≤1 ppm untuk pasta gigi
Belum ada batas cemaran timbal dalam kosmetika, tetapi terdapat aturan untuk batas cemaran timbal dalam tiap bahan kosmetika sebagaimana yang tercantum dalam Japanese Standards of Cosmetic Ingredients.
2
Merkuri
≤ 1 ppm
< 1 ppm
Direncanakan  ≤ 3 ppm.
Merkuri dilarang dalam kosmetika, kecuali untuk bahan phenylmercury yg berfungsi sebagai pengawet
≤ 1 ppm;
≤0,2 ppm untuk pasta gigi
Dilarang
3
Arsen
≤ 5 ppm

Direncanakan  ≤3 ppm.
Dilarang
≤ 5 ppm;
≤0,5 ppm untuk pasta gigi
Belum ada batas cemaran arsen dalam kosmetika, tetapi terdapat aturan untuk batas cemaran timbal dalam tiap bahan kosmetika sebagaimana yang tercantum dalam Japanese Standards of Cosmetic Ingredients
4
Kadmium
Dilarang

Direncanakan  ≤3 ppm.
Dilarang
≤ 5 ppm;
≤0,1 ppm untuk pasta gigi
Dilarang
5
Nikel
Dilarang

-
Dilarang
-
-
6
Krom
Dilarang

-
Dilarang
-
-
7
Timah
-

-
-
-
-
8
Beryllium
Dilarang

-
Dilarang
-
-
9
Thallium
Dilarang

-
Dilarang
-
-
10
Zirconium
Dilarang, kecuali untuk bahan aluminium zirconium chloride hydroxide complexes serta garam, lakes dan pigmen zirconium dari bahan pewarna yang diizinkan

-
Dilarang, kecuali untuk bahan aluminium zirconium chloride hydroxide complexes serta garam, lakes dan pigmen zirconium dari bahan pewarna yang diizinkan
-
Dilarang pada sediaan aerosol
11
Neodymium
Dilarang

-
Dilarang
-
-
12
Tellurium
Dilarang

-
Dilarang
-
-
13
Antimony
Dilarang

Direncanakan  ≤5 ppm.
Dilarang
≤ 10 ppm;
≤ 0,5  ppm untuk pasta gigi
-
14
Selenium
Dilarang, kecuali selenium disulfide

-
Dilarang, kecuali selenium disulfide
-
Dilarang

Sering sekali muncul isu tentang keberadaan logam berat dalam kosmetika. Isu timbal dalam lipstik, isu merkuri dalam bedak, dll. Tiap logam berat memiliki bahayanya tersendiri dan sifatnya juga berbeda-beda sehingga akan lebih baik jika aku bahas sendiri-sendiri (Just wait for it ^^). Meskipun demikian, ada beberapa hal yang ingin aku tekankan disini:
  1. Paparan terhadap logam berat tidak hanya berasal dari kosmetika. Bisa dibilang, paparan logam berat dari kosmetika jumlahnya kecil dibandingkan sumber lain (mungkin kecuali merkuri, mengingat masih banyak yang menyalahgunakan merkuri dalam kosmetika). Merkuri masih digunakan dalam penambangan emas, senyawa arsenik (yang disebut dengan chromated copper arsenate) masih diperbolehkan menjadi pengawet kayu, kadmium dimanfaatkan untuk batere dan terdapat dalam asap rokok, timbal pernah digunakan sebagai bahan tambahan dalam BBM dan meskipun penggunaannya dalam bensin kini telah dilarang oleh sebagian besar negara di dunia, tetapi paparannya masih ada. Intinya, masih banyak yang harus kita lakukan untuk meminimalkan paparan logam berat terhadap manusia.
  2. Logam berat merupakan unsur yang terdapat secara alami di kerak bumi. Tak mengherankan jika unsur2 ini dapat dijumpai dimana-mana (tanah, air, udara) meskipun dalam jumlah yang sangat sangat kecil (dalam hitungan ppm atau part per milion).  Kosmetika yang rentan mengandung logam berat adalah kosmetika yang mengandung pewarna (seperti lipstik, eye shadow, dll) dan yang mengandung mineral (mineral make-up). Kenapa demikian? Karena pigmen/pewarna yang digunakan dalam kosmetika biasanya merupakan partikel yang diambil dari bumi (tanah atau tanah liat tak berwarna) dan diwarnai dengan senyawa pewarna. Demikian pula, mineral merupakan bahan yang biasanya diambil dari tanah. Oleh karena itu, keberadaan logam berat dalam jumlah sangat sangat kecil (trace) dalam kosmetika merupakan hal yang tidak dapat dihindari tetapi dapat diminimalkan dengan menerapkan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB). Pemerintah telah menetapkan batas logam berat yang diperbolehkan dalam kosmetika. Seberapa besar? Well, batasnya berbeda-beda untuk tiap logam berat. Untuk merkuri misalnya, batasnya adalah 1 ppm. Jumlah ini setara dengan 1 ml merkuri dalam 1 tangki Pertamina 1000 L (Woah.. Bisa dibayangkan? Jika diibaratkan bahwa kosmetika yang kita pakai adalah sebanyak 1 tangki minyak Pertamina 1000 L, maka merkuri yang diizinkan ada dalam kosmetika itu cuma 1 ml saja. Jumlah 1 ml ini dalam farmasi setara dengan 20 tetes air). Dalam batas ini, diperkirakan merkuri tidak memiliki risiko yang berarti bagi kesehatan. 
  3. Kosmetika dengan bahan natural belum tentu tidak mengandung logam berat. Jangan salah sangka. Aku adalah penggemar kosmetika dari bahan alam. Tapi aku menyayangkan beberapa produsen kosmetik natural yang mengambil keuntungan dari maraknya isu adanya logam berat dalam kosmetika dengan mengklaim bahwa produk kosmetika konvensional mengandung logam berat sementara produk natural tidak demikian. Aku tidak suka jika ada yang mengiklankan produknya dengan membentuk mindset konsumen ke arah hal yang menyesatkan. Kenapa bisa demikian? Seperti telah aku jelaskan, logam berat dapat ditemukan dalam tanah. Jika suatu daerah tanahnya mengandung logam berat dalam jumlah yang signifikan, maka logam berat ini dapat diserap oleh tanaman dan terakumulasi dalam tanaman tersebut. In fact, terdapat kasus penarikan obat-obat tradisional dari China dan India di Australia gara-gara mengandung logam berat dalam jumlah besar. Usut punya usut, tanaman yang digunakan dalam produk obat tradisional tersebut ternyata tumbuh di tanah yang terkontaminasi logam berat dalam jumlah melebihi batas normal. Do you see my point? Kosmetika yang berasal dari tanaman belum tentu bebas dari logam berat. Satu-satunya yang mesti konsumen percayai adalah jika industri tersebut menerapkan CPKB sehingga cemaran logam beratnya di bawah batas kadar yang diizinkan. Di bawah ini aku sertakan gambar tentang bagaimana manusia bisa terpapar logam berat.
Sekian dulu penjelasan dariku. Semoga informasi ini bermanfaat. \(^o^)/