Wednesday, May 1, 2013

Finding Srimulat

Dua minggu lalu (tepatnya 14 April 2013. Sebenernya telat banget ga sich buat posting ini? Sibuk sich, jadi baru sempat posting  -_-"), aku pergi ke Blitzmegaplex morning show untuk menonton Finding Srimulat. Kuputuskan bahwa sudah waktunya aku sedikit lebih menghargai dan menyumbang sesuatu bagi industri perfilman Indonesia yang sedang tumbuh dengan menonton film Indonesia di bioskop. Yup, biasanya aku malas sekali menonton film Indonesia, apalagi menontonnya di bioskop. Film Indonesia yang pernah kutonton di bioskop hanya Disini Ada Setan (karena aku suka serialnya di TV, tapi ternyata filmnya sama sekali ga serem) dan Laskar Pelangi (yang ini bagus meskipun ga sebagus bukunya). Biasanya aku ke bioskop hanya untuk menonton film dengan sinematografi yang indah atau special effect yang mumpuni (kebanyakan bergenre Action, Fantasy, atau Sci-Fi). Aku tak mau menghabiskan uangku untuk menonton film drama (lebih suka menontonnya di laptop saja. Apalagi jika filmnya sedih. Biar puas menangisnya. Malu ah kalau keluar bioskop mata malah merah dan bengkak karena habis nonton film sedih. Ho ho ho). Aku memilih pergi ke morning show di Blitzmegaplex karena ada diskon 30% untuk tiket, makanan dan minuman. Yeah, things difficult if you're a cheap bast*rd. Whatever, inilah pendapatku tentang film ini.

Finding Srimulat poster

Secara umum film ini lumayan bagus. Ada adegan-adegan yang cukup mengharukan misalnya adegan tentang kehidupan Gogon yang menderita setelah dipenjara karena narkoba atau adegan Bu Jujuk memarahi anggota Srimulat lainnya karena terlalu memikirkan dana untuk pementasan. Adegan yang menurutku cukup bagus adalah adegan ketika Srimulat mentas di Stasiun Solo Balapan dan kisah perkenalan pertama tokoh yang diperankan Reza Rahardian dengan tokoh yang diperankan Rianti. Tapi banyak juga adegan-adegan yang menurutku agak-agak wagu dan menurunkan minatku selama menonton film ini. He he he. Overall, menurutku film Indonesia masih harus banyak belajar dari film-film negara lain (seperti film Thailand yang belakangan ini menurutku kualitasnya cukup bagus). Tapi untuk yang ingin bernostalgia dengan grup lawak terbesar yang pernah ada di Indonesia ini, film ini cukup menghibur.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment