Tuesday, August 6, 2013

Pemutih Gigi

Ada yang bilang jika senyum adalah jendela hati *eh, itu mata ya?? He he he. Tak heran banyak orang yang bermimpi punya senyum cantik dengan gigi putih berkilau. Sayangnya, secara alami warna gigi kita akan menjadi lebih gelap karena pertambahan usia. Selain itu, penampilan gigi kita juga dapat dipengaruhi oleh akumulasi noda permukaan yang terjadi karena kebiasaan merokok atau konsumsi makanan dan minuman tertentu (misalnya kopi, teh, dan lain-lain). Melihat permintaan yang tinggi, cukup banyak produk di pasaran yang mengiklankan dapat membantu mencerahkan warna dan mengurangi noda pada gigi. Nah, kali ini mari kita bahas soal produk pemutih gigi yuk!

Tipe Bahan Pemutih Gigi
Secara umum, bahan pemutih gigi dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan cara kerjanya:
1.       Pencerah permukaan (surface whiteners):
Produk yang mengandung bahan ini biasanya dalam kategori pasta gigi. Semua pasta gigi membantu mengangkat noda di permukaan gigi melalui aksi abrasif ringan. Pasta gigi “whitening” mengandung bahan abrasif khusus (misalnya hydrated silica) untuk meningkatkan kemampuan produk dalam mengangkat noda. Bahan abrasif khusus yang digunakan dalam pasta gigi “whitening” ini sebagian besar hanya versi yang lebih bagus dari abrasif yang digunakan dalam pasta gigi biasa sehingga umumnya tidak menyebabkan keausan gigi. Tetapi efektifitas produk dengan bahan ini hanya terbatas pada noda di permukaan.
2.       Pemutih gigi (bleaches):
Proses pemutihan gigi yang sering disebut teeth bleaching biasanya menggunakan bahan pengoksidasi seperti Hidrogen Peroksida dan Carbamide Peroxide. Bahan pemutih gigi ini dapat berpenetrasi ke enamel gigi dan mengoksidasi noda yang menyebabkan perubahan warna pada gigi. Efektifitasnya lebih tinggi dari bahan pencerah permukaan (surface whiteners) tetapi memiliki risiko menimbulkan efek samping yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pemutihan gigi menggunakan bahan-bahan ini harus di bawah pengawasan dokter gigi.
Prosedur penggunaan produk pemutih gigi yang mengandung Hirogen peroksida atau senyawa lain yang dapat melepaskan hidrogen peroksida dibagi menjadi 2, yaitu:
(a)   In-Office Bleaching:
Pengaplikasian produk pada prosedur ini harus dilakukan langsung oleh dokter gigi. Kadar hidrogen peroksida yang digunakan adalah 6 – 35%.
(b)  At-home Bleaching:
Produk yang mengandung hidrogen peroksida pada prosedur ini diaplikasikan oleh konsumen tetapi harus dibawah pengawasan dokter gigi. Dilakukan dengan cara menggunakan mouth guard-like tray yang sebelumnya telah diisi dengan gel/larutan bahan pemutih gigi. Tray ini digunakan dalam jangka waktu tertentu, umumnya beberapa jam sehari atau setiap malam hingga beberapa minggu, tergantung tingkat perubahan warna dan kecerahan warna gigi yang diharapkan. Kadar hidrogen peroksida yang digunakan adalah 0,1 – 6%.

Regulasi tentang Bahan Pemutih Gigi dalam Kosmetika di Indonesia
Hirogen peroksida atau senyawa lain yang dapat melepaskan hidrogen peroksida (misalnya carbamide peroxide dan zinc peroxide) termasuk dalam Daftar Bahan yang Diperbolehkan Digunakan dalam Kosmetika dengan Pembatasan dan Persyaratan Penggunaan (Lampiran I) Peraturan Kepala Badan POM RI No. HK.03.1.23.08.11.07517 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.
Produk pemutih gigi yang mengandung Hirogen peroksida atau senyawa lain yang dapat melepaskan hidrogen peroksida tidak boleh dijual langsung ke masyarakat umum dan hanya dapat diperoleh melalui dokter gigi.

Efek Samping Penggunaan Hidrogen Peroksida sebagai Pemutih Gigi
Karena risiko yang tinggi dalam menimbulkan iritasi gusi dan sensitisasi pada gigi, produk pemutih gigi yang mengandung Hirogen peroksida atau senyawa lain yang dapat melepaskan hidrogen peroksida sebaiknya:
- Tidak digunakan 2 minggu sebelum atau setelah perbaikan gigi.
- Tidak digunakan oleh wanita hamil atau perokok dan/atau peminum alkohol
- Segera dihentikan pemakaiannya jika mengalami gigi yang sensitif, iritasi gusi, sakit gigi, kerusakan pada tambalan gigi, gingivitis, mual, dll.

Jangan lupa selalu berkonsultasi ke dokter gigi jika menggunakan pemutih gigi berbahan Hidrogen Peroksida. And as usual, semoga informasi ini bermanfaat ^^.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment