Thursday, May 22, 2014

Jakarta Book Fair 2014

Hidup di Jakarta itu terkadang mengesalkan. Macet. Polusi. Banjir. Sikap orang-orang yang individualis, sering semaunya sendiri dan suka melanggar aturan. Kondisi kantor yang meskipun katanya di tengah kota metropolitan tetapi fakir sinyal. Cuaca Jakarta yang sampai bulan Mei ini masih juga mendung. Kondisi yang sekian lama tidak juga menemukan jodoh. Eh, salah ding (tertawa). Ada begitu banyak hal yang membuatku ingin cepat-cepat pindah dari sini dan kembali ke kampung halamanku di Bali. Meskipun demikian, ada pula banyak hal yang membuatku senang tinggal di Jakarta. Banyak acara yang menarik di kota ini. Mulai dari konser musik, pertandingan olahraga, pergelaran seni hingga pameran. Salah satunya adalah pameran buku seperti Jakarta Book Fair.

Rak bukuku dulu. Sekarang raknya sudah 6
Sebagai seorang self-declared bibliophile, pergi ke pameran buku merupakan acara rutinku tiap tahun. Banyak diskonnya bo! Pameran buku merupakan waktu yang tepat bagi para penggila buku sepertiku untuk melengkapi koleksinya. Selama di Jakarta, aku sudah 3 kali datang ke pameran buku, yaitu Indonesia Book Fair di tahun 2011 dan 2013, serta Jakarta Book Fair di tahun 2012. Kadang-kadang pergi ke pameran ini membuatku menyesal. Menyesal karena tidak banyak memborong buku. He he he. Seperti di Indonesia Book Fair tahun 2011, saat aku memutuskan tidak membeli Eldest, sekuel Eragon yang sedang diskon 20%. Kupikir di toko buku biasapun buku itu memang sedang didiskon. Alhasil aku cuma bisa gigit jari ketika 2 bulan kemudian aku pergi ke toko buku Gramedia dan mendapati buku itu dijual dengan harga normal. T^T.

Belajar dari kesalahan tersebut, di Jakarta Book Fair tahun 2012 aku tidak ragu-ragu memborong buku-buku karya Dewi Lestari, pengarang favoritku. Begitu pula dengan beberapa karya sastra penulis Indonesia lainnya. Selain buku yang dijual di toko buku biasa, ada banyak juga majalah, komik dan buku langka yang bisa didapatkan di pameran buku. Barang-barang lain seperti alat tulis, DVD dan mainan anak-anak juga dijual di pameran tersebut. Berbagai penerbit biasanya juga menawarkan diskon besar bagi yang ingin berlangganan majalah tertentu. Di Indonesia Book Fair 2013 aku sempat tertarik dengan tawaran untuk berlangganan majalah National Geographic Indonesia dengan harga istimewa yang sayangnya terpaksa kulewatkan. Aku sudah berlangganan versi digitalnya yang berbahasa Inggris di tablet sich.

Beberapa buku yang kubeli di Jakarta Book Fair 2012
Sebenarnya, selain penjualan buku dengan diskon besar-besaran, di pameran buku juga ada berbagai talk show atau seminar dengan bintang tamu beberapa penulis kondang. Ada juga lomba-lomba dan games menarik. Hanya saja aku biasanya tidak mengikuti acara tersebut karena sibuk berburu buku.


Tahun ini, Jakarta Book Fair akan diadakan kembali di Istora Senayan, 23 Mei - 1 Juni 2014. Tinggal beberapa hari lagi! Jadi tunggu apa lagi? Ayo datang ke Jakarta Book Fair 2014! Jangan sampai menyesal lho!

Reactions:

0 comments:

Post a Comment